NDT Training, Pelatihan NDT, Non Destruction Test, Uji Tak Retak

Pelatihan NDT Umum

PELATIHAN NDT / NON DESTRUCTIVE TEST: Dalam pengujian logam ada beberapa metode diantaranya adalah metode non destructive test. Untuk memast...

Pelatihan NDT metode Ultra Sonic level 1  memberikan pengetahuan teori dan kemampuan praktek  Ultra Sonic Testing  yang diperlukan oleh teknisi level 1 sedangkan Pelatihan NDT metode Ultra Sonic Test level 2 memberikan pengetahuan  dasar prinsip Pengujian Ultrasonik, dasar-dasar material dan proses.

Ultra Sonic Test

Pelatihan  Ultra Sonic Testing Prinsip yang digunakan adalah prinsip gelombang suara. Gelombang suara yang dirambatkan pada spesimen uji dan sinya...

NDT Training, Pelatihan NDT, Radiographic Test Metode

Radiographic Test

Pelatihan Radiographic Testing Metode NDT ini dapat untuk menemukan cacat pada material dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma. Prinsipnya, sin...

NDT Training, Pelatihan NDT, Liquid Penetrant Test Metode, Metode Liquid Penetrant Tes

Liquid Penetrant Test

Pelatihan Penetran Testing Metode Liquid Penetrant Test merupakan metode NDT yang paling sederhana. Metode ini digunakan untuk menemukan cacat di p...

Pelatihan NDT Umum

PELATIHAN NDT / NON DESTRUCTIVE TEST:

Dalam pengujian logam ada beberapa metode diantaranya adalah metode non destructive test.

Untuk memastiakan kualitas hasil pengelasan suatu instalasi atau konstruksi memerlukan pemeriksaan pada tahap penyelesaian instalasi atau konstruksi dan sebelum digunakan / beroperasi. Kondisi bahan dan sambungan akan berubah selaras dengan jumlah penggunaan dan lamanya waktu pemakaian. Untuk memastikan keamanan dan keselamatan penggunaan maka dibutuhkan pemeriksaan secara berkala. Pengujian yang mudah, murah dan cepat untuk keperluan ini menggunakan metode Uji Tanpa Rusak (Non Destructive Test, NDT). Perkembangan teknologi NDT telah berkembang dengan pesat, sehingga jasa layanan NDT pun harus mampu mengikuti perkembangannya.

 

NDT Training, Pelatihan NDT, Non Destruction Test, Uji Tak Retak

 

TUJUAN PELATIHAN NDT:

Memahami prinsip-prinsip dasar pengujian NDT dengan beberapa metoda yang digunakan dalam industri.

 

MATERI PELATIHAN NDT:

  1. Pengenalan NDT (Non Destructive Testing)
    • Apa itu NDT (Non Destructive Testing)
    • Apa Keuntungan NDT (Non Destructive Testing)
    • Bagaimana penerpan NDT dalam industri
    • Perbandingan beberapa metoda NDT (Non Destructive Testing)
  2. Metoda Fluorescent Penetrant (FP)
    • Sejarah awal mula
    • Prinsip-prinsip dasar
    • Tahapan proses pengujian:
      • Preclean
      • Apply penetrant
      • Rinsing
      • Developing
    • Kegunaan Fluorescent Penetrant (FP)
    • Studi kasus, inspeksi Fluorescent Penetrant (FP)
  3. Metoda Eddy Current (EC)
    • Prinsip kerja EC
    • Sistem EC
    • Variable dalam EC
    • Representasi phasor
    • Prosedur dasar kalibrasi frekuensi
  4. Metoda Ultrasonic
    • Pengenalan
    • Kelebihan dan kekurangan
    • Prinsip dasar
    • Metoda-metode ultrasonic
    • Penerapan
  5. Metoda Magnetic Particle (MT)
    • Penggenalan
    • Prinsip dasar pengujian
    • Kelebihan dan kekurangan
    • Metoda yang digunakan:
      • pengujian teknik prod
      • pengujian dengan teknik yoke
      • Pengujian dengan teknik coil
      • Pengujian dengan teknik central condenser
  6. Metoda Radiographic Testing (RT
    • Prosedur dan peralatan
    • Prinsip dasar
    • Metoda-metode radiographic
    • Penerapan
    • Interpretasi film radiographic

 

TARGET PESERTA PELATIHAN NDT:

Engineer dan operator yang berhubungan dengan logam.

 

INSTRUCTOR :

M. Sutarsono

 

DURASI PELATIHAN NDT:

4 hari

 

INVESTATION PRICE/PERSON :

Rp 7.500.000/orang


FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  1. Modul Training
  2. Sertifikat
  3. Makan siang

 

JADWAL PELATIHAN:

Silakan menghubungi marketing kami

informasi pelatihan lainnya www.msi-consultant.co.id

Pengujian Lengkung

Untuk menetapkan kekuatan lengkung, maka sebuah batang percobaan diletakkan di atas sebuah roda sebagai titik tumpuan dan di tengah-tengah batang itu dengan sebuah stempel lengkung dibebani oleh suatu gaya P yang diperbesar secara teratur.

Pengujian Tekan

Pengujian tekan merupakan kebalikan dari pengujian tarik. Untuk melaksanakan pengujian tekan, kita memerlukan benda uji yang lainnya. Benda uji untuk pengujian tekan mempunyai ukuran-ukuran 1 atau 2 ialah angka-angka perbandingan jarak titik senter : diameter penampang . Benda uji itu dipasang pada mesin penguji (sama dengan pengujian tarik) dan leh gaya tekan yang akan semakin bertambah besar akhirnya menekan pada batang tersebut, maka batang ini akan menjadi pendek dan akhirnya rusak dan pecah.

Pengujian Tarik

Didalam hal ini batang percobaan diberi pembebanan tarik yang makin lama makin besar, sampai batang tersebut patah.Dari percobaan ini antara lain ditetapkan tegangan tarik dan patah Batang-batang percobaan dari bahan-bahan yang akan diuji dibubut menurut ukuran-ukuran normalisasi

Radiographic Testing

Metode NDT ini dapat untuk menemukan cacat pada material dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma. Prinsipnya, sinar X dipancarkan menembus material yang diperiksa. Saat menembus objek, sebagian sinar akan diserap sehingga intensitasnya berkurang. Intensitas akhir kemudaian direkam pada film yang sensitif. Jika ada cacat pada material maka intensitas yang terekam pada film tentu akan bervariasi. Hasil rekaman pada film ini lah yang akan memeprlihatkan bagian material yang mengalami cacat.

Ultrasonic Testing

Prinsip yang digunakan adalah prinsip gelombang suara. Gelombang suara yang dirambatkan pada spesimen uji dan sinyal yang ditransmisi atau dipantulkan diamati dan interpretasikan. Gelombang ultrasonic yang digunakan memiliki frekuensi 0.5 – 20 MHz. Gelombang suara akan terpengaruh jika ada void, retak, atau delaminasi pada material. Gelombang ultrasinic ini dibnagkitkan oleh tranducer dari bahan piezoelektri yang dapat menubah energi listrik menjadi energi getaran mekanik kemudian menjadi energi listrik lagi.

Eddy Current Testing

Inspeksi ini memanfaatkan prinsip elektromagnet. Prinsipnya, arus listrik dialirkan pada kumparan untuk membangkitkan medan magnet didalamnya. Jika medan magnet ini dikenakan pada benda logam yang akan diinspeksi, maka akan terbangkit arus Eddy. Arus Eddy kemudian menginduksi adanya medan magnet. Medan magnet pada benda akan berinteraksi dengan medan magnet pada kumparan dan mengubah impedansi bila ada cacat.

Keterbatasan dari metode ini yaitu hanya dapat diterapkan pada permukaan yang dapat dijangkau. Selain itu metode ini juga hanya diterapkan pada bahan logam saja.

Magnetic Particle Testing

Dengan menggunakan metode ini, cacat permukaan (surface) dan bawah permukaan (subsurface) suatu komponen dari bahan ferromagnetik dapat diketahui. Prinsipnya adalah dengan memagnetisasi bahan yang akan diuji. Adanya cacat yang tegak lurus arah medan magnet akan menyebabkan kebocoran medan magnet. Kebocoran medan magnet ini mengindikasikan adanya cacat pada material. Cara yang digunakan untuk memdeteksi adanya kebocoran medan magnet adalah dengan menaburkan partikel magnetik dipermukaan. Partikel-partikel tersebuat akan berkumpul pada daerah kebocoran medan magnet.

Kelemahannya, metode ini hanya bisa diterapkan untuk material ferromagnetik. Selain itu, medan magnet yang dibangkitkan harus tegak lurus atau memotong daerah retak serta diperlukan demagnetisasi di akhir inspeksi.

Liquid Penetrant Testing

Metode Liquid Penetrant Test merupakan metode NDT yang paling sederhana. Metode ini digunakan untuk menemukan cacat di permukaan terbuka dari komponen solid, baik logam maupun non logam, seperti keramik dan plastik fiber. Melalui metode ini, cacat pada material akan terlihat lebih jelas. Caranya adalah dengan memberikan cairan berwarna terang pada permukaan yang diinspeksi. Cairan ini harus memiliki daya penetrasi yang baik dan viskousitas yang rendah agar dapat masuk pada cacat dipermukaan material. Selanjutnya, penetrant yang tersisa di permukaan material disingkirkan. Cacat akan nampak jelas jika perbedaan warna penetrant dengan latar belakang cukup kontras. Seusai inspeksi, penetrant yang tertinggal dibersihkan dengan penerapan developer. Kelemahan dari metode ini antara lain adalah bahwa metode ini hanya bisa diterapkan pada permukaan terbuka. Metode ini tidak dapat diterapkan pada komponen dengan permukaan kasar, berpelapis, atau berpori.

Visual Testing

Sering kali metode ini merupakan langkah yang pertama kali diambil dalam NDT. Metode ini bertujuan menemukan cacat atau retak permukaan dan korosi. Dalam hal ini tentu saja adalah retak yang dapat terlihat oleh mata telanjang atau dengan bantuan lensa pembesar ataupun boroskop.